Pengertian Science
Masih saja terperangkap pada situasi yang telah terhabisi oleh rumitnya teka-teki meniduri kebiasaan yang seharusnya terlewatkan sebagai ukiran menyinarkan keakraban pada kebahagiaan.
Science, Berasal dari bahasa Latin, yang berarti "pengetahuan", adalah usaha memulai kegiatan yang sistematis untuk membangun dan mengatur pengetahuan
dalam bentuk penjelasan dan prediksi yang ada di alam semesta. Dalam
penggunaan modern, "Science" lebih sering mengacu kepada cara untuk
mengejar pengetahuan tetapi tidak hanya pengetahuan itu sendiri. Hal
ini sering diperlakukan sebagai sinonim dengan ilmu pengetahuan alam
dan jasmani, dengan demikian pada cabang-cabang dari studi
yang terkait dengan fenomena alam semesta, material dan hukum dengan pengecualian yang termasuk dari matematika murni.
Science dalam arti luas ada sebelum era modern, dan dalam peradaban bersejarah, tetapi ilmu pengetahuan modern sangat berbeda dan sukses dalam hasil-hasilnya yang sekarang didefinisikan.
Sebuah metode ilmiah berusaha untuk menjelaskan peristiwa alam dengan cara direproduksi oleh sebuah eksperimen pikiran dan penjelasan atau hipotesis yang diajukan, sebagai penjelasan, dari mana berasal prediksi. Prediksi harus diposting sebelum percobaan konfirmasi atau pengamatan yang dicari, sebagai bukti bahwa tidak ada gangguan yang terjadi. Pembantahan prediksi adalah sebuah bukti kemajuan. Hal ini dilakukan melalui pengamatan sebagian fenomena alam, tetapi ada juga melalui eksperimen, yang mencoba untuk mensimulasikan peristiwa alam dalam kondisi yang terkendali, yang sesuai dengan disiplin (dalam ilmu observasional, seperti astronomi atau geologi, pengamatan diprediksi mungkin mengambil tempat dari sebuah percobaan terkontrol). Diambil secara keseluruhan, metode ilmiah memungkinkan untuk memecahkan masalah yang sangat kreatif dan meminimalkan efek dari prasangka subyektif di pihak penggunanya (yaitu prasangka konfirmasi).
Arti dari Ilmuwan
Dari pertumbuhan ilmu sejak zaman Yunani Kuno sampai abadmodern ini tampak nyata bahwa ilmu merupakan aktivitas manusia, suatukegiatan melakukan sesuatu yang dilaksanakan orang atau lebih tepat suaturangkaian aktivitas yang membentuk suatu proses.Seorang yang melakukan rangkaian aktivitas yang disebut ilmu itukini lazim dinamakan ilmuwan (scientist )
.
Kata ilmuwan sekarang tentu bukanlah hal yang asing. Secara sederhana ia diberi makna ahli atau pakar. Dalam kamus Indinesia, katailmuwan bermakna orang yang ahli atau banyak pengetahuannya mengenai suatu ilmu, atau orang yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan.
Ciri Ilmuwan
Dalam catatan sejarah, bahwasanya ilmuwan memiliki beberapaciri yang ditunjukkan oleh cara berfikir yang dianut serta dalam perilakuseorang ilmuwan. Mereka memilih bidang keilmuan sebagai profesi. Untuk ituyang bersangkutan harus tunduk di bawah wibawa ilmu. Karena ilmumerupakan alat yang paling mampu dalam mencari dan mengetahuikebenaran.
Ini dapat dikenali lewat paradigma maupun pola sikap senyatanyadalam kehidupan sosial, yang merupakan penjelmaan prinsip-prinsip ilmiah.Seorang ilmuwan tampaknya tidak cukup hanya memiliki daya kritis tinggiatau pun pragmatis, kejujuran, jiwa terbuka dan tekad besar dalam mencariatau menunjukkan kebenaran pada akhirnya, netral, tetapi lebih dari semua ituialah penghayatan terhadap etika serta moral ilmu dimana manusia dan kehidupan itu harus menjadi pilihan sekaligus junjungan utama.
Syarat-Syarat yang Harus Dipatuhi Seorang Ilmuwan
Refrensi :
-http://derysatya.blogspot.com/2012/08/pengertian-science.html
-http://www.scribd.com/doc/24070734/KAJIAN-TENTANG-ILMUWAN-YANG-MELIPUTI-
CIRI-DAN-PERAN-SERTA-TANGGUNG-JAWABNYA-TERHADAP-TEMUANNY1
-http://arti-psikologi.blogspot.com/2012/08/scientist.html
Ciri Ilmuwan
Dalam catatan sejarah, bahwasanya ilmuwan memiliki beberapaciri yang ditunjukkan oleh cara berfikir yang dianut serta dalam perilakuseorang ilmuwan. Mereka memilih bidang keilmuan sebagai profesi. Untuk ituyang bersangkutan harus tunduk di bawah wibawa ilmu. Karena ilmumerupakan alat yang paling mampu dalam mencari dan mengetahuikebenaran.
Ini dapat dikenali lewat paradigma maupun pola sikap senyatanyadalam kehidupan sosial, yang merupakan penjelmaan prinsip-prinsip ilmiah.Seorang ilmuwan tampaknya tidak cukup hanya memiliki daya kritis tinggiatau pun pragmatis, kejujuran, jiwa terbuka dan tekad besar dalam mencariatau menunjukkan kebenaran pada akhirnya, netral, tetapi lebih dari semua ituialah penghayatan terhadap etika serta moral ilmu dimana manusia dan kehidupan itu harus menjadi pilihan sekaligus junjungan utama.
Syarat-Syarat yang Harus Dipatuhi Seorang Ilmuwan
Seorang ilmuwan sudah tentu bukan hanya sekedar memapankannamanya saja, akan tetapi ia harus bisa mempopulerkan karya ilmiahnya agar bisa diterima masyarakat dan sekiranya karya ilmiahnya baik. Oleh karena ituseorang ilmuwan harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya:
-prosedur ilmiah
-Metode ilmiah.
-Adanya suatu gelar yang berdasar pendidikan formalnya yang ditempuh.
-Kejujuran ilmuwan, yakni suatu kemauan yang besar, ketertarikan
pada perkembangan Ilmu Pengetahuan terbaru dalam rangka
profesionalitas keilmuwannya.
-prosedur ilmiah
-Metode ilmiah.
-Adanya suatu gelar yang berdasar pendidikan formalnya yang ditempuh.
-Kejujuran ilmuwan, yakni suatu kemauan yang besar, ketertarikan
pada perkembangan Ilmu Pengetahuan terbaru dalam rangka
profesionalitas keilmuwannya.
Peran dan fungsi ilmuwan
Tanggung jawab ilmuwan dalam pengembangan ilmu sekurang-kurangnya berdimensi religius atau etis dan sosial. Pada intinya, dimensireligius atau etis seorang ilmuwan hendaknya tidak melanggar kepatutan yangdituntut darinya berdasarkan etika umum dan etika keilmuan yangditekuninya.Sedangkan dimensi sosial pengembangan ilmu mewajibkanilmuwan berlaku jujur, mengakui keterbatasannya bahkan kegagalannya,mengakui temuan orang lain, menjalani prosedur ilmiah tertentu yang sudahdisepakati dalam dunia keilmuan atau mengkomunikasikan hal baru dengan para sejawatnya atau kajian pustaka yang sudah ada untuk mendapatkankonfirmasi, menjelaskan hasil-hasil temuannya secara terbuka dan sebenar- benarnya sehingga dapat dimengerti orang lain sebagaimana ia jugamemperoleh bahan-bahan dari orang lain guna mendukung teori-teori yangdikembangkannya.
Scientist adalah seorang analitis. Mereka paling nyaman bekerja sendiri
dan cenderung kurang bergaul dibanding orang lainnya. Namun demikian,
INTJ siap memimpin jika tidak ada orang yang melakukan tugas itu, atau
jika mereka melihat kelemahan dalam sebuah kepemimpinan. Mereka
cenderung pragmatis, logis, dan kreatif.
Scientist adalah individu yang kuat mencari sudut yang baru atau cara baru dalam memandang sesuatu. Mereka menikmati adanya pemahaman baru. Mereka memiliki wawasan dan
mental cepat, namun, mereka menyimpan banyak hal untuk diri mereka sendiri. Mereka adalah orang yang sangat menentukan visi, terlepas dari apa yang orang lain pikirkan. Mereka bahkan mungkin dianggap paling independen dari semua tipe kepribadian.Scientist adalah yang terbaik dalam hal ketenangan dan ketegasan, mengembangkan ide-ide mereka, teori, dan prinsip-prinsip.

Keunggulan dari Scientist mencakup independensi dalam pemikiran dan
keinginan untuk
efisiensi. Mereka bekerja dengan baik ketika diberi otonomi dan
kebebasan kreatif. Mereka memiliki bakat untuk menganalisis dan
merumuskan teori-teori yang kompleks.Scientist umumnya cocok untuk
pekerjaan
dalam akademisi, penelitian, konsultasi, manajemen, ilmu pengetahuan,
teknik, dan hukum. Mereka sering menyadari pengetahuan dan kemampuan
mereka sendiri-juga keterbatasan mereka dan apa yang mereka tidak
tahu.Scientist mengembangkan keyakinan yang kuat dalam kemampuan dan
bakat mereka,
membuat mereka pemimpin yang alami.
Dalam membentuk hubungan,Scientist cenderung mencari orang lain dengan karakter yang sama dan ideologi yang sama pula. Konsep-konsep teoritis adalah aspek penting dari hubungan mereka. Hubungan kedekatan ini dilihat secara rasional. Akibatnya,Scientist tidak selalu merespon sebuah kegilaan spontan, tapi menunggu adanya pasangan yang lebih baik dan sesuai kriteria ditetapkan mereka. Mereka cenderung stabil, handal, dan berdedikasi. Harmoni dalam hubungan dan kehidupan rumah cenderung menjadi sangat penting bagi mereka. Mereka umumnya menahan emosi yang kuat dan tidak suka membuang-buang waktu dengan apa yang mereka anggap irasional. Hal ini dapat menyebabkan non-Scientist menganggap Scientist jauh dan pendiam, namun,Scientist biasanya dapat menjadi mitra yang sangat setia dan siap untuk melakukan energi besar dalam suatu hubungan.
Sebagai pasangan,Scientist ingin harmoni dan ketertiban di rumah dan dalam sebuah hubungan.Scientist percaya intuisi mereka dalam memilih teman dan pasangan, walaupun bertentangan dari orang lain. Emosi dari Scientist sulit untuk dibaca, dan Scientist laki-laki atau perempuan cenderung untuk mengekspresikan reaksi emosional. Kadang-kadang,Scientist tampak dingin, pendiam, dan tidak responsif. Dalam situasi sosial,Scientist mungkin juga tidak responsif dan dapat mengabaikan ritual kecil yang dirancang untuk membuat orang lain nyaman. Sebagai contoh, Scientist dapat menganggap bahwa berkomunikasi seperti obrolan ringan adalah buang-buang waktu. Dalam hubungan interpersonal mereka,Scientist biasanya lebih baik dalam situasi kerja daripada dalam situasi rekreasi.
Ilmuwan merupakan orang yang menemukan masalah spesifik dalam ilmu. Salah satu syarat utama dalam hubungan antara ilmuwan denganmasalah keilmuan tidak lain hanyalah, seorang ilmuwan harus memiliki ciri, sikap dan tanggung jawab. Akan tetapi di sini seorang ilmuwa harus juga memiliki peran atau pun fungsi.
Karena kita semua tahu bahwa ilmu merupakan hasil karya perseorangan yang dikomunikasikan dan dikaji secara terbuka olehmasyarakat. Maka dari itu, fungsi seorang ilmuwan tidak hanya berhenti pada penelaahan dan keilmuan secara individual namun juga bertanggung jawabagar produk keilmuannya sampai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Tanggung jawab Ilmuwan
Tanggung jawab ilmuwan dalam pengembangan ilmu sekurang-kurangnya berdimensi religius atau etis dan sosial. Pada intinya, dimensireligius atau etis seorang ilmuwan hendaknya tidak melanggar kepatutan yangdituntut darinya berdasarkan etika umum dan etika keilmuan yangditekuninya.Sedangkan dimensi sosial pengembangan ilmu mewajibkanilmuwan berlaku jujur, mengakui keterbatasannya bahkan kegagalannya,mengakui temuan orang lain, menjalani prosedur ilmiah tertentu yang sudahdisepakati dalam dunia keilmuan atau mengkomunikasikan hal baru dengan para sejawatnya atau kajian pustaka yang sudah ada untuk mendapatkankonfirmasi, menjelaskan hasil-hasil temuannya secara terbuka dan sebenar- benarnya sehingga dapat dimengerti orang lain sebagaimana ia jugamemperoleh bahan-bahan dari orang lain guna mendukung teori-teori yangdikembangkannya.
Maka dari itu, seorang ilmuwan wajib mempublikasikantemuannya agar orang lain dapat melakukan verivikasi terhadapnya. Jadi jelaslah kiranya bahwa seorang ilmuwan mempunyai tanggung jawab sosialyang terpikul di bahunya. Bukan karena dia adalah warga masyarakat yangkepentingannya terlibat secara langsung di masyarakat namun yang lebih penting adalah karena dia mempunyai fungsi tertentu dalam kelangsunganhidup bermasyarakat.
Oleh sebab itu dia mempunyai kewajiban sosial untuk
menyampaikan hal itu kepada masyarakat banyak dalam bahasa yang dapatmereka cerna.Dalam hal ini juga seorang ilmuwan mengkontribusikan ilmunyadengan ciri khas kharismatik ilmuwan yang terpancar dalam nilai ilmiahnyasehingga membawanya dalam kehidupan masyarakat yang ilmiah dan bisamenempatkan diri sebagai komunitas yang menjiwa diseluruh kalanganmasyarakat.
Pernyataan lain tentang scientist
Scientist adalah seorang analitis. Mereka paling nyaman bekerja sendiri
dan cenderung kurang bergaul dibanding orang lainnya. Namun demikian,
INTJ siap memimpin jika tidak ada orang yang melakukan tugas itu, atau
jika mereka melihat kelemahan dalam sebuah kepemimpinan. Mereka
cenderung pragmatis, logis, dan kreatif. Scientist adalah individu yang kuat mencari sudut yang baru atau cara baru dalam memandang sesuatu. Mereka menikmati adanya pemahaman baru. Mereka memiliki wawasan dan
mental cepat, namun, mereka menyimpan banyak hal untuk diri mereka sendiri. Mereka adalah orang yang sangat menentukan visi, terlepas dari apa yang orang lain pikirkan. Mereka bahkan mungkin dianggap paling independen dari semua tipe kepribadian.Scientist adalah yang terbaik dalam hal ketenangan dan ketegasan, mengembangkan ide-ide mereka, teori, dan prinsip-prinsip.

Keunggulan dari Scientist mencakup independensi dalam pemikiran dan
keinginan untuk
efisiensi. Mereka bekerja dengan baik ketika diberi otonomi dan
kebebasan kreatif. Mereka memiliki bakat untuk menganalisis dan
merumuskan teori-teori yang kompleks.Scientist umumnya cocok untuk
pekerjaan
dalam akademisi, penelitian, konsultasi, manajemen, ilmu pengetahuan,
teknik, dan hukum. Mereka sering menyadari pengetahuan dan kemampuan
mereka sendiri-juga keterbatasan mereka dan apa yang mereka tidak
tahu.Scientist mengembangkan keyakinan yang kuat dalam kemampuan dan
bakat mereka,
membuat mereka pemimpin yang alami. Dalam membentuk hubungan,Scientist cenderung mencari orang lain dengan karakter yang sama dan ideologi yang sama pula. Konsep-konsep teoritis adalah aspek penting dari hubungan mereka. Hubungan kedekatan ini dilihat secara rasional. Akibatnya,Scientist tidak selalu merespon sebuah kegilaan spontan, tapi menunggu adanya pasangan yang lebih baik dan sesuai kriteria ditetapkan mereka. Mereka cenderung stabil, handal, dan berdedikasi. Harmoni dalam hubungan dan kehidupan rumah cenderung menjadi sangat penting bagi mereka. Mereka umumnya menahan emosi yang kuat dan tidak suka membuang-buang waktu dengan apa yang mereka anggap irasional. Hal ini dapat menyebabkan non-Scientist menganggap Scientist jauh dan pendiam, namun,Scientist biasanya dapat menjadi mitra yang sangat setia dan siap untuk melakukan energi besar dalam suatu hubungan.
Sebagai pasangan,Scientist ingin harmoni dan ketertiban di rumah dan dalam sebuah hubungan.Scientist percaya intuisi mereka dalam memilih teman dan pasangan, walaupun bertentangan dari orang lain. Emosi dari Scientist sulit untuk dibaca, dan Scientist laki-laki atau perempuan cenderung untuk mengekspresikan reaksi emosional. Kadang-kadang,Scientist tampak dingin, pendiam, dan tidak responsif. Dalam situasi sosial,Scientist mungkin juga tidak responsif dan dapat mengabaikan ritual kecil yang dirancang untuk membuat orang lain nyaman. Sebagai contoh, Scientist dapat menganggap bahwa berkomunikasi seperti obrolan ringan adalah buang-buang waktu. Dalam hubungan interpersonal mereka,Scientist biasanya lebih baik dalam situasi kerja daripada dalam situasi rekreasi.
I believe in myself & Nature of the universe is Me.
Refrensi :
-http://derysatya.blogspot.com/2012/08/pengertian-science.html
-http://www.scribd.com/doc/24070734/KAJIAN-TENTANG-ILMUWAN-YANG-MELIPUTI-
CIRI-DAN-PERAN-SERTA-TANGGUNG-JAWABNYA-TERHADAP-TEMUANNY1
-6 blanked.ning.com/forum/topic/show?id=1854973%3A Topic%3A364-23k-
diakses pada tanggal16 april 2007 oleh Mula Harahap7 Jujun S. Suriasumatri,1989,
Ilmu dalam Persepektif
Jakarta, Yayasan Obor Indonesia.hlm; 111-http://arti-psikologi.blogspot.com/2012/08/scientist.html
Scientists, philosopher & Jurist
Nama Lengkap : Ahmad Dahlan Baidowi
Nama Panggilan : Allan
Tempat-Tanggal-Lahir : Cilacap-09-Desember-1992
Alamat : Jl. Bima-Pucung Lor – Kroya – Cilacap
Status : Pelajar
Hobby : Mengamati – Meneliti – Menyaji – Menulis – Membaca : Membaca Tulisan &
Keadaan
Nama Panggilan : Allan
Tempat-Tanggal-Lahir : Cilacap-09-Desember-1992
Alamat : Jl. Bima-Pucung Lor – Kroya – Cilacap
Status : Pelajar
Hobby : Mengamati – Meneliti – Menyaji – Menulis – Membaca : Membaca Tulisan &
Keadaan
Lihat yang lain :
https://www.facebook.com/ahmaddahlanbaidowi
http://allanadb.blogspot.com/
https://plus.google.com/100052659520909206056/posts

Tidak ada komentar:
Posting Komentar