Jumat, 17 Juni 2016

sajak mabok

"Sekali-kali marilah kita mabok!
Untuk menghormati zaman yg teler ini.
Sebab aku percaya, kalau kita ingin mati berarti kita masih hidup.
Kalau kita percaya pada hidup, berarti kita cuma dikepung kematian.

Mencari ilmu cuma menimba kesepian bukan?

Kebobrokan terus menghadang & tertawa-tawa
Ketidak-adilan seperti didukung para dewa.

"JANCOK" katamu.
Dan aku cuma tertawa.

Kau tahu?
Mencari ilmu sama dengan belajar bilang jancok pada keadaan.

Sesekali marilah kita mabok
Sebab cuma dalam keadaan mabok kita bisa melihat zaman ini berjalan tenteram & kelihatan waras.

Mengapa harus peduli dengan filsuf, empu atau para pahlawan?
Mereka jelas lahir didampingi para dewa.
Dan kita lahir?
didampingi kutuk & sumpah serapah.

"JANCOK"katamu

Selasa, 10 Mei 2016

Hanya Anggapan

SATU ANGGAPAN

Teman-temanku beranggapan bahwa aku ini bodoh, jalan hidup ku ini tak beraturan, yang aku yakini adalah sesat karena mengira Bahwa kaulah perusak citra kemanusian, kau lah yang membuat hidupmu sendiri tak layaknya orang pada umumnya, kau itu aneh, kau tak pantas untuk ditiru, bakan kau tak pantas untuk berteman, tapi satu hal yang aku punya saat ini dia lah penguat jiwaku, dialah ruang rindu ku, penetralisir diriku, pengubah hidupku dari yang lembek menjadi semangat.

Tak peduli apa yang nanti akan terjadi dan jalan seperti apa yang sebenarnya saat ini aku pilih yang pasti aku tenang disisimu kasih, jangan pernah tinggalkan aku walau sedetikpun, meski aku dalam kemurkaan, kebohongan, kekurangan atau saat mata ku hanya bisa berkedip namun tubuh ku kaku karna saat itu aku akan sangat membutuhka mu.
Kurasa aku ini tolol dalam hal cinta, Karena jujur saja kenyataannya Kau tahu aku takkan pernah pergi dan tak  akan pernah bisa, Karena kaulah bidadariku yang dikirim dari surga

Kasih, kau tak pernah salah
, seharusnya aku yang mencukupi kebutuhanmu, milik ku adalah milikmu bukan milikmu adalah milikku tapi apa,,,,, aku tak memiliki harta benda sedikitpun untuk memanjakan dirimu, betapa aku ingin menangis disetiap gerak mu yang sangat lembut, ucapanmu sudah seharusnya terganti  oleh sifatku yang hangat namun lagi-lagi aku begitu naif, kenyataannya lagi aku hanya punya ucapan yang besar, keras yang sering kali melukaii mu, membuat mu menangis, membuatmu bergetar serasa tubuhmu ingin jatuh dan tertidur selamanya,,,namun apa, lagi lagi kau menahan itu semua untuk diriku.

Setiap hari aku terus bermimpi kau memakai gamis berwarna merah dengan lengan dan rambut terbuka, kaki putihmu yang indah terbungkus rapih oleh sepatu boot turun dari sebuah kendaraan mobil jeep dan kau pantas mendapatkan itu.

Sampai saat ini, saat dimana kita dengan bersama tanpa jarak itupun masih belum terwujud namun kau masih tetap bersamaku, kasih, pelukan mu adalah ruang yang terindah, kata mu yang terucap dari bibirmu yang mungil dengan dihiasi senyum riang dan menerima, hatiku menangis tanpa henti hingga barang-barang yang berada disebelah kiri dan kanan semua pecah secara perlahan lalu setelah itu berlinanglah air dari kelopak mataku.

Jika kau mau Tinggallah di sini sampai kau mau, Kuberjanji, sayang, takkan ada yang lebih penting darimu
.

Orang-orang berusaha memberitahuku
tapi aku tak mau mendengarkan Karena mereka tak pernah habiskan waktu dengan hal yang sama dengan ku apalagi bersamamu, Semenit bersamamu lebih berharga daripada Seribu tahun tanpa cintamu, ah mungkin aku sudah benar-benar gila aku mabuk cinta, ingin ku segera mabuk arak bersama kerabat hingga aku tak sadarkan diri melepas penat.

Hatiku buta tapi aku tak peduli
, Karena saat aku bersamamu, segalanya sirna dan tiap kali kudekap erat dirimu aku tak ingin lagi melepasmu.

Setiap kali kita bertengkar semata itu karna amarahku, aku yang selalu membuat semuanya tak jelas, membuat keadaan semakin runyam, namun kau tak henti-henti mengucapkan maaf walaupun sudah nampak jelas aku yang mempermasalahkan semuanya.

Aku berteriak pada diri mu dengan nada yang sangat keras dan perlakuan kasar, namuan masih saja kau tetap tegar menghadapi ku, bahkan kata-kata jorok , kotor terucap dengan nada tinggi mengarah pada telinga indahmu yang membuat warna kulit ditelingamu memerah namun kau masih tetap sabar menghadapi ku, kau benar-benar malaikat yang nyata bagiku

Kasih, Tuhan telah mengirimkan mu mengutus dirimu untuk kau bisa benar-benar menaklukan kerasnya sifatku, angkuhnya tingkah lakuku, jjijiknya perlakuanku, hanya kau saat ini yang bisa menenangkan ku. Terimakasih cinta.

Sudah sangat lama kulihat wajahmu kau berusaha selalu tegar, lain halnya dengan diriku, sedang diriku baru sesaat berusaha tegar, namun perlahan ketegaranku kikis, saat ketegaran ku mulai mengikis mulai memerah pula wajah kuam ku, memanas sekujur tubuhku itu, dimana aku tak kuasa lagi menahan diriku sendiri, saat itu pula aku ingin teriak mengguncang alam jagad raya ini dengan lantangnya suara kasarku, hingga orang tau sakit yang aku rasakan, betapa aku sangat menahan ini semua, ingin ku mendekapmu, merayumu, memelukmu dan memberitahumu isi pikiranku, betapa aku ingin mengakhiri hidupku saat keadaan itu datang kembali.

Kuingin kita menghadapi bersama sekarang, Berharap kita tak saling menyakiti sekarang, Kita harus menata lagi mimpi-mimpi itu dan mengejarnya lagi bersama-sama lagi sekarang.

Kasih, kutahu banyak kesalahan antara kita berdua, itu sungguh karna kekuranganku, kesalahan yang tak bisa kau hindari dari diri dan kita lihat dengan mata kita bahwa malampun mengatakan kenapa aku begitu mengabaikanmu, belum kurasakan sebelumnya keindahan ini, setelah kita sepakat untuk bersama tanpa janji dan aturan karna engkau adalah karibku, kekasihku temanku.

Aku tak bisa berbohong aku sangat membutuhkanmu, Melihat hari-hari yang berlalu (Aku sungguh sangat membutuhkanmu)) , ku inginkau bersamaku dipelukanku, ku rindukan saat kau berbaring bersamaku, berharap kau bisa makan malam beramaku uai kita bekerja dan menjadi orang yang akan menyatu dengan ku.

Salam kasih sayang.

Minggu, 08 Mei 2016

terciptanya kehidupan

Ada penggambaran awal penciptaan manusia, dunia atau alam jagad raya ini yaitu karna bertemunya antara antara nurulloh dan nur muhammad.

Awalnya tuhan menciptakan cahaya dirinya sendiri atau nurulloh setelah itu menciptakan kembali cahaya yang lain sebagai benih dari semua alam dan isinya yaitu di sebut nur muhammad, dia menciptakan suatu cahaya untuk mewujudkan sebagian dirinya dan dia menciptakan nur muhammad agar tampak atau bisa di lihat dan diakui kebesarannya, kemulyaannya dan kedamaian yang tercipta disana, di sana itu hanya ada 2 benih yang bertemu dan berkumpul selama beberapa waktu sehingga mulai tampak adanya kehidupan dan alam jagad ini.

Tuhan menciptakan alam jagad raya ini beserta segala isinya tidak lain adalah untuk agar keberadaannya di akui oleh segala yang ia ciptakan, jadi sangat wajar apabila manusia dan semua tunduk atas aturannya, dan wajar pula manusia berbuat sesuatu itu semata tidak melupakan kepentingan dirinya, bahkan bagi ku itu suatu hal yang harus di perhatikan.
Jadi jelas bahwa manusia dan jin memang harus dan tidak bisa tidak bahwa mereka membutuhkan tuhan, atau suatu peristiwa yang sering kita anggap sebuah kebetulan, dari situ maka tampak ketidak ilmiahan maka disitu tuhan berperan dengan jelas walaupn sebenar-benarnya dalam kitab ghoyatul ma,arif diterangkan juga bahwa tuhan meliputi segala sesuatu baik yang nampak oleh mata telanjang ataupun terpejam.

Namun bila berbicara soal awal penciptaan adam atau yang sebelumnya secara ilmiah akupun masih belum begitu mengerti, jika kawan pembaca ada yang lebih paham, mohon berbagi di kolom komentar.
Terimakasih.

Jumat, 15 Januari 2016

Kamis, 31 Desember 2015

Ananta Satya Ngesti

“Ananta”
Ananta adalah sebuah istilah dari bahasa sanksekerta yang mempunyai arti tidak terbatas, seperti kekuatan manusia apabila bersatu dengan yang lain maka akan mempunyai kekuatan yang luar biasa tak terbatas : pemikirannya, penalarannya, kepekaannya, cita dan cintanya.

Ananta Satya Ngesti
Bersatu disini bukan hanya antar manusia namun juga dengan makhluk lainnya, seperti tumbuhan, hewan, makhluk ghoib atau roh suci dan alam semesta ini.
Ingin rasa ku ini bahwa ketika aku nanti memiliki seorang anak akan aku beri sebuah nama :”Ananta Satya Ngesti” yaitu : ketidak terbatasan kebenaran/kesetiaan yang disandarkan dari jiwa raga kepada semesta.
Karna peran manusia itu sangat penting untuk kelangsungan hidup antar sesama, karna itu manusia disebut sebagai Nabi/Utusan.
Hasil gambar untuk bayi jenius
Ananta Ngesti
Dengan nama “Ananta” aku juga berkehendak untuk membuat suatu perkumpulan atau semacam sanggar untuk belajar di Kediri jawa timur dengan gadis yang mambuat hidup ku semakin bermakna, walau aku tidak bermanfaat untuk semua orang namun setidaknya aku harus bermanfaat dan berarti untuk dia semesta ku.
Nama mu yang menyelamatkan dan mengantarkan ku untuk terus berkarya, memotivasi diri untuk terus bertahan dari penderitaan, liarnya otak yang terus berfikir mendorongku juga untuk tetap membentuk diri bersama semesta ku, lubang di hati pun terisi oleh kehadiran dirinya, ruang rindu serta cahaya itu terekam oleh mata otak dan hati ku bahwa nama mu yang seharusnya aku pertahankan dalam peperangan kecil kali ini.
Salam kasih
“Ananta”

semesta ku "spirit carries on"

Berikut arti dari sebuah lagu karya dari "Dream Theatre" 
Apakah setiap manusia yang timbul pertanyaan besar dalam hidup nantinya ia akan menemukan jawaban sebuah kenyamanan saat ia bertemu dan mau berbagi sebagian hidup dengan kekasih hatinya, apakah sungguh begitu?

Mari membaca dan sedikit berfikir sejenak. 

Kita berasal dari mana ?
Kenapa kita berada di sini ?
Jika kita mati ke mana kita pergi ?
Apakah hanya kebohongan alam?
Apa yang terjadi sebelumnya
Apakah hidup ini memang sudah ditentukan ?

Mereka bilang: hidup ini terlalu pendek
Disini dan sekarang
Dan kau hanya diberi satu kali kesempatan
Tapi apa mungkin lebih dari itu


Apa aku pernah hidup sebelumnya
Atau emang hanya ini yang kita dapat?
Jika aku mati besok, aku kan baik saja
Karena aku percaya, walaupun setelah kita tidak ada
Jiwa ini akan tetap ada


Dulu aku sangat takut akan kematian
Dulu aku pikir kematian adalah akhir
Tapi itu dulu, sekarang aku tak takut lagi
Aku tau jiwaku akan berpindah

Aku mungkin tak akan pernah menemukan semua jawabannya
Aku mungkin tak akan pernah mengerti mengapa ini terjadi
Aku juga tak akan bisa membuktikan segala yang aku tau itu benar
Tapi aku tau bahwa aku harus tetap mencoba

Ayo, beranilah, jangan menangis di kuburanku
Karena aku tak lagi berada disini
Tapi tolong jangan biarkan kenangan tentangku terhapus dari pikiranmu

Aman dalam cahaya yang mengelilingiku
Terbebas dari rasa takut dan kepedihan
Pikiranku yang terus bertanya telah membantuku menemukan
Arti dari hidup ku lagi

Victoria (nama orang) benar, akhirnya aku merasakan
Kedamaian dengan gadis impianku
Sekarang aku di sini, segalanya telah jelas
Aku tau apa arti semua ini


Seperti saat ini, aku merasa sedikit lebih baik dari hari sebelumnya saat aku berada di kota yang berbeda dengan seorang gadis namun saat ini tidak begitu karna aku telah memutuskan untuk dekat dengan dia karna aku berfikir dan merasa bahwa diriku tak bisa berjauhan dengannya, dia begitu menjadi kekuatan untuk ku, seakan dia benar-benar nyawa bagi ku, kekuatan untuk mau berfikir dan berupaya untuk bertahan hidup dengan cara yang lebih baik.


Perasaan kasih itu mulai tumbuh dan berkembang, mungkinkah ini adalah cinta, sekian lama rasa itu tumbuh perlahan untuk peduli dengan sesama, seperti mau membantu sesama, mendengarkan & berbagi cerita.

Saat ini aku merasa bahwa dia adalah sandaran hati ku untuk berbagi cerita tentang adanya pemberian hidup yang telah digariskan, dia menjadi 
pendengar yang setia, menjadi dewa dalam kisah nyataku.

Aku bersama semesta memilih dirinya untuk memulai hidup bersama, memulai cerita baru, menjadikan ia sebagai teman selama hidup ku sampai waktu yang memisahkan raga kita, karna aku yakin jiwa kita akan tetap hidup dan akan tetap bersama setelah kita melewati masa kematian, kita akan selamanya bersama.

“Tugas kita saat ini adalah saling menjaga, memberi dan melengkapi.
untuk mu semesta kecil ku.”

Salam kasih
“ANANTA”