SATU ANGGAPAN
Teman-temanku
beranggapan bahwa aku ini bodoh, jalan hidup ku ini tak beraturan, yang aku
yakini adalah sesat karena mengira Bahwa kaulah perusak citra kemanusian, kau
lah yang membuat hidupmu sendiri tak layaknya orang pada umumnya, kau itu aneh,
kau tak pantas untuk ditiru, bakan kau tak pantas untuk berteman, tapi satu hal
yang aku punya saat ini dia lah penguat jiwaku, dialah ruang rindu ku, penetralisir
diriku, pengubah hidupku dari yang lembek menjadi semangat.
Tak peduli apa yang
nanti akan terjadi dan jalan seperti apa yang sebenarnya saat ini aku pilih
yang pasti aku tenang disisimu kasih, jangan pernah tinggalkan aku walau
sedetikpun, meski aku dalam kemurkaan, kebohongan, kekurangan atau saat mata ku
hanya bisa berkedip namun tubuh ku kaku karna saat itu aku akan sangat
membutuhka mu.
Kurasa aku ini tolol
dalam hal cinta, Karena jujur saja kenyataannya Kau tahu aku takkan pernah pergi dan tak akan pernah bisa, Karena kaulah bidadariku
yang dikirim dari surga
Kasih, kau tak pernah salah, seharusnya aku yang mencukupi kebutuhanmu, milik ku adalah milikmu bukan milikmu
adalah milikku tapi apa,,,,, aku tak memiliki harta benda sedikitpun untuk
memanjakan dirimu, betapa aku ingin menangis disetiap gerak mu yang sangat
lembut, ucapanmu sudah seharusnya terganti
oleh sifatku yang hangat namun lagi-lagi aku begitu naif, kenyataannya
lagi aku hanya punya ucapan yang besar, keras yang sering kali melukaii mu,
membuat mu menangis, membuatmu bergetar serasa tubuhmu ingin jatuh dan tertidur
selamanya,,,namun apa, lagi lagi kau menahan itu semua untuk diriku.
Setiap hari aku terus bermimpi kau memakai gamis berwarna merah dengan lengan
dan rambut terbuka, kaki putihmu yang indah terbungkus rapih oleh sepatu boot
turun dari sebuah kendaraan mobil jeep dan kau pantas mendapatkan itu.
Sampai saat ini, saat
dimana kita dengan bersama tanpa jarak itupun masih belum terwujud namun kau
masih tetap bersamaku, kasih, pelukan mu adalah ruang yang terindah, kata mu yang
terucap dari bibirmu yang mungil dengan dihiasi senyum riang dan menerima,
hatiku menangis tanpa henti hingga barang-barang yang berada disebelah kiri dan
kanan semua pecah secara perlahan lalu setelah itu berlinanglah air dari kelopak
mataku.
Jika kau mau Tinggallah
di sini sampai kau mau, Kuberjanji, sayang, takkan ada yang lebih penting
darimu.
Orang-orang berusaha
memberitahuku tapi aku tak mau mendengarkan Karena mereka tak pernah habiskan waktu dengan hal
yang sama dengan ku apalagi bersamamu, Semenit bersamamu lebih berharga daripada Seribu tahun tanpa cintamu, ah mungkin aku sudah
benar-benar gila aku mabuk cinta, ingin ku segera mabuk arak bersama kerabat
hingga aku tak sadarkan diri melepas penat.
Hatiku buta tapi aku tak
peduli, Karena saat aku bersamamu, segalanya sirna
dan tiap kali kudekap erat dirimu aku tak
ingin lagi melepasmu.
Setiap kali kita
bertengkar semata itu karna amarahku, aku yang selalu membuat semuanya tak jelas,
membuat keadaan semakin runyam, namun kau tak henti-henti mengucapkan maaf
walaupun sudah nampak jelas aku yang mempermasalahkan semuanya.
Aku berteriak pada diri
mu dengan nada yang sangat keras dan perlakuan kasar, namuan masih saja kau
tetap tegar menghadapi ku, bahkan kata-kata jorok , kotor terucap dengan nada
tinggi mengarah pada telinga indahmu yang membuat warna kulit ditelingamu
memerah namun kau masih tetap sabar menghadapi
ku, kau benar-benar malaikat yang nyata bagiku
Kasih,
Tuhan telah mengirimkan mu mengutus dirimu untuk kau bisa benar-benar
menaklukan kerasnya sifatku, angkuhnya tingkah lakuku, jjijiknya perlakuanku,
hanya kau saat ini yang bisa menenangkan ku. Terimakasih cinta.
Sudah sangat lama kulihat
wajahmu kau berusaha selalu tegar, lain halnya dengan diriku, sedang diriku baru sesaat berusaha tegar, namun perlahan ketegaranku kikis, saat ketegaran ku mulai mengikis mulai memerah pula wajah kuam ku, memanas sekujur tubuhku itu, dimana aku tak kuasa lagi menahan diriku sendiri, saat itu pula aku ingin teriak mengguncang alam jagad raya ini dengan lantangnya suara kasarku, hingga orang tau sakit yang aku rasakan, betapa aku sangat menahan ini semua, ingin ku mendekapmu, merayumu, memelukmu dan memberitahumu isi pikiranku, betapa aku ingin mengakhiri hidupku saat keadaan itu datang kembali.
Kuingin kita menghadapi bersama sekarang, Berharap
kita tak saling menyakiti sekarang, Kita harus menata
lagi mimpi-mimpi itu dan mengejarnya lagi bersama-sama lagi sekarang.
Kasih,
kutahu banyak kesalahan antara kita berdua, itu sungguh karna kekuranganku, kesalahan yang tak bisa kau hindari dari diri dan kita lihat dengan mata kita bahwa malampun mengatakan kenapa aku begitu mengabaikanmu, belum kurasakan sebelumnya keindahan ini, setelah kita sepakat untuk bersama tanpa janji dan aturan karna engkau adalah karibku, kekasihku temanku.
Aku tak bisa berbohong aku sangat membutuhkanmu, Melihat hari-hari yang berlalu (Aku sungguh
sangat membutuhkanmu)) , ku inginkau bersamaku dipelukanku, ku rindukan saat kau berbaring bersamaku, berharap kau bisa makan malam beramaku uai kita bekerja dan menjadi orang yang akan menyatu dengan ku.
Salam kasih sayang.